Tampak juga mesin pengeruk atau ekskavator yang menutup jalan dengan alat pengeruk.
Kapolresta Jayapura Kombes Pol Victor Mackbon menjelaskan memang rumah pribadi Gubernur Papua cukup luas dan terdapat aktivitas warga di sekeliling yang membantu merawat dan menjaga rumah.
Baca Juga:
Penyuap Eks Gubernur Papua Lukas Enembe Dilaporkan Meninggal Dunia
Pihaknya juga beberapa kali melakukan patroli agar masyarakat mendapat kenyamanan dan keamanan.
Hal ini lantaran adanya demo untuk memberi dukungan dan perlindungan kepada Gubernur Papua Lukas Enembe.
Usai ditetapkan tersangka oleh KPK, sejumlah warga pendukung Lukas melakukan demonstrasi mengecam kriminalisasi terhadap Lukas Enembe.
Baca Juga:
Penyidik KPK Panggil Direktur PT RDG Airlines dalam Kasus Dugaan Suap
Untuk mencegah eskalasi dan ancaman keamanan dan ketertiban masyarakat, dilakukan penambahan personel di Polresta Jayapura dari Brimob dan prajurit TNI dari Kodam XVII Cenderawasih.
"Jangan sampai ada situasi yang tidak terkendali, apabila ada eskalasi massa yang meningkat, kita sudah melakukan sistem pengamanan," ujar Victor pada pada wartawan, beberapa hari lalu. [rin]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.