Selain faktor gaya, kebiasaan ini juga bisa berkaitan dengan regulasi sensori.
Beberapa pembahasan menyebut orang dengan Attention Deficit Hyperactivity Disorder atau ADHD cenderung memilih warna pakaian yang sama untuk mengurangi kelelahan saat mengambil keputusan.
Baca Juga:
Warga Sitinjo Dairi Gotong Royong Perbaiki Longsor
Cara ini juga dinilai membantu menyederhanakan rutinitas harian dan mengurangi rangsangan berlebih.
Pada akhirnya, memakai warna baju yang sama terus-menerus bukan selalu berarti membosankan, tetapi bisa menjadi cerminan pola pikir dan kenyamanan seseorang.
[Redaktur: Rinrin Khaltarina]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.