WAHANANEWS.CO - Biaya hotel kerap menjadi pengeluaran terbesar saat liburan, namun ada strategi sederhana yang bisa membuat biaya menginap jauh lebih hemat jika tahu waktu terbaik untuk memesan kamar.
Para pakar perjalanan menyebut harga hotel bersifat dinamis, artinya tarif bisa naik turun tergantung permintaan, musim liburan, hingga tingkat okupansi kamar.
Baca Juga:
Mendikti Libatkan TNI Gembleng Penerima LPDP, Ini Alasannya
Karena itu, waktu memesan hotel bisa sangat memengaruhi besaran biaya yang harus dikeluarkan wisatawan.
Konsultan perjalanan Coleen Gomez menjelaskan hotel umumnya menggunakan sistem harga dinamis seperti maskapai penerbangan.
Untuk musim liburan atau high season, wisatawan domestik biasanya memesan hotel sekitar 7 hingga 13 hari sebelum keberangkatan.
Baca Juga:
Sering Pakai Warna Baju Sama? Ternyata Ini Ciri Kepribadiannya
Sementara untuk perjalanan internasional, pemesanan umumnya dilakukan sekitar 90 hari sebelumnya.
Namun data menunjukkan pemesanan mendekati hari kedatangan justru kadang lebih murah.
Wisatawan yang memesan hotel dalam waktu satu minggu sebelum check-in bisa membayar sekitar 35 persen lebih murah untuk hotel domestik dan 25 persen lebih murah untuk hotel internasional.
Meski demikian, strategi menit terakhir memiliki risiko karena pilihan hotel semakin sedikit dan tipe kamar favorit bisa habis terjual.
Jika belum punya rencana matang, penawaran last minute masih sering tersedia bahkan hingga hari keberangkatan.
Saat melihat banyak kamar kosong di situs hotel, wisatawan juga bisa mencoba meminta diskon atau upgrade kamar.
Pakar perjalanan Jessica Parker menyarankan mencari hotel tepat setelah masa libur besar berakhir karena tarif biasanya turun cukup signifikan.
Namun perlu diingat, harga promo menit terakhir sering bersifat non-refundable atau tidak dapat dikembalikan.
Selain itu, tipe kamar juga kadang ditentukan langsung oleh pihak hotel.
Karena itu, wisatawan disarankan membeli asuransi perjalanan untuk mengantisipasi perubahan rencana mendadak.
Berbeda dengan tiket pesawat, para ahli menilai tidak ada satu hari atau jam ajaib yang selalu paling murah untuk memesan hotel.
Meski begitu, studi Skyscanner 2023 mencatat hari Jumat cenderung lebih murah untuk hotel domestik dengan penghematan sekitar 2 persen.
Sedangkan hari Kamis disebut cenderung lebih murah untuk hotel internasional dengan selisih sekitar 6 persen.
Pakar Expedia Melanie Fish menegaskan faktor terbesar mendapatkan harga murah bukan kapan menekan tombol pesan, melainkan kapan wisatawan menginap.
Tarif hotel pada hari kerja hampir selalu lebih rendah dibanding akhir pekan.
Menginap di antara musim ramai dan musim sepi juga bisa menjadi cara terbaik mendapatkan harga murah dengan cuaca yang masih nyaman.
Fleksibel dalam menentukan tanggal perjalanan disebut sebagai strategi paling ampuh untuk memperoleh tarif hotel terendah.
[Redaktur: Rinrin Khaltarina]