Banyak teori yang menyatakan bahwa orangtua harus sabar menghadapi tumbuh kembang anak.
Setiap fase usia anak memiliki tantangan masing-masing. Film Dilan 1983: Wo Ai Ni ini menunjukkan bagaimana kesabaran dilakukan oleh Bunda dan Ayah Dilan.
Baca Juga:
James Cameron Cetak Sejarah, Empat Filmnya Tembus Pendapatan Miliaran Dolar
"Kita lihat betapa nyelehnya Dilan, dari film ini kita lihat sumbernya. Orangtua caranya mendidik dengan sabar. Memberi kebebasan tapi langsung dikasih tanggung jawab," ujar Ira Wibowo.
2. Dengarkan Anak
Bukan Dilan kiranya jika tidak bertingkah tengil. Meskipun masih kecil, Dilan sudah sering mendapat masalah. Beberapa adegan membuat penonton akan merasa geram.
Baca Juga:
Suka Duka Tawa Angkat Luka Keluarga dan Humor di Dunia Komika
Tapi Pidi Baiq menunjukkan cara validasi perasaan anak, jangan langsung marah ketika anak berulah. Dengarkan alasan anak sebelum memutuskan reaksi apa yang harus dilakukan.
3. Beri Pelukan dan Pujian
Setiap anak suka mendapat pelukan dan pujian. Dari awal film Dilan 1983: Wo Ai Ni memberikan perasaan hangat ketika orangtua tak canggung memberikan pelukan dan pujian.