WahanaNews.co, Jakarta - Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur bersama Tim Penggerak (TP) PKK Kota Administrasi Jakarta Timur menggelar Aksi Gerakan Tanam Bersama Jagung, Padi, dan Sayuran di kawasan Urban Farming Kampung Bali, Gang Buntu RT 001/RW 05, Kelurahan Ujung Menteng, Kecamatan Cakung, Jumat (8/5/2026).
Kegiatan tanam raya serentak ini merupakan bentuk sinergi antara Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur, unsur lintas sektor, serta PT East West Seed Indonesia (Ewindo) Panah Merah dalam mendukung penguatan ketahanan pangan di wilayah Jakarta Timur. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Wali Kota Administrasi Jakarta Timur, Munjirin.
Baca Juga:
Pemkot Jaktim Perkuat Sinergi Wajib Belajar 13 Tahun dan Penanganan Anak Tidak Sekolah
Ketua TP PKK Kota Administrasi Jakarta Timur, Essie Feransie Munjirin, mengatakan gerakan tanam dilakukan secara serentak di 162 titik dengan total luasan sekitar 4,7 hektare di seluruh wilayah Jakarta Timur.
“Hari ini kita melaksanakan semai bersama di 162 titik dengan luas kurang lebih 4,7 hektare di Jakarta Timur dengan menanam jagung Bonanza MB F1 yang diberikan oleh Panah Merah dan Sudin KPKP Jakarta Timur,” ujar Essie.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat terus berlanjut hingga masa panen pada Agustus mendatang. Menurutnya, urban farming menjadi langkah penting dalam menjaga ketahanan pangan masyarakat, terutama menghadapi potensi cuaca ekstrem dan dampak musim El Nino.
Baca Juga:
Peringatan Hardiknas di Jaktim, Munjirin Gaungkan Spirit Pendidikan Humanis
“Mudah-mudahan hasil panennya nanti cukup baik. Karena kita akan menghadapi musim panas dan cuaca hujan yang tidak menentu, maka diperlukan perawatan yang lebih intensif agar hasil panen maksimal,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Pokja III TP PKK Provinsi DKI Jakarta, Diah Iswari, menyampaikan bahwa gerakan tanam ini merupakan bagian dari program prioritas PKK DKI Jakarta melalui gerakan tanam sejuta pohon. Ia berharap penanaman jagung, padi, dan sayuran yang didukung Sudin Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) serta PT Panah Merah dapat berjalan berkelanjutan dan menjadi budaya positif di tengah masyarakat.
“Penguatan ketahanan pangan sangat erat kaitannya dengan penguatan ketahanan keluarga. Kami mengapresiasi Jakarta Timur yang terus bergerak dan aktif melakukan berbagai inovasi,” katanya.