Orang Jepang cenderung menggunakan teknologi dengan cerdas untuk meningkatkan produktivitas mereka. Aplikasi produktivitas seperti "Todolist" atau "Task Management" sangat populer di kalangan pekerja Jepang.
Mereka membuat daftar tugas harian yang spesifik dan mencatat setiap langkah kecil yang perlu diselesaikan.
Baca Juga:
Gempa 6.8 M di Jepang, Ini Penjelasan BMKG Soal Dampaknya di Indonesia
Dengan melibatkan teknologi, mereka dapat memantau kemajuan mereka dan merasa terdorong untuk menyelesaikan tugas-tugas tersebut.
3. Teknik Pomodoro - Membagi Waktu Menjadi Intervall Pendek
Teknik Pomodoro, yang berasal dari Italia namun populer di Jepang, melibatkan pembagian waktu menjadi interval pendek, biasanya sekitar 25 menit, yang diikuti oleh istirahat singkat selama 5 menit.
Baca Juga:
Harga Beras di Jepang Nyaris Tembus Rp100 Ribu, Stok Langka dan Panic Buying Meluas
Orang Jepang menggunakan teknik ini untuk menjaga fokus dan mencegah kebosanan atau rasa malas yang muncul saat bekerja terus-menerus. Pendekatan ini membantu menjaga produktivitas dan mengurangi kelelahan.
4. Semangat "Monozukuri" - Kebanggaan dalam Pekerjaan dan Kreativitas
Konsep "Monozukuri" adalah semangat atau kebanggaan dalam pekerjaan dan kreativitas. Orang Jepang percaya bahwa memiliki semangat untuk menciptakan sesuatu dengan tangan mereka sendiri dapat meningkatkan motivasi dan mengusir rasa malas.