UAS sendiri pernah
memberi jawaban tentang perdebatan perayaan Tahun Baru itu pada 2018 silam.
Jawaban itu ia ungkapkan di kanal
YouTube Dakwah Cyber dengan judul "Tanya-Jawab Ust Abdul Somad - Hukum Merayakan Tahun Baru".
Baca Juga:
UAS Senggol Program MBG, Prabowo Tetap Optimis Mampu Tingkatkan Pertumbuhan Ekonomi
"Pak Ustadz, bagaimana (hukum) jika kita merayakan Tahun Baru dengan menyalakan kembang api dan bakar ayam?" bunyi
pertanyaannya.
UAS kemudian menjawabnya dengan tegas
bahwa bagaimanapun merayakan Tahun Baru Masehi itu bukanlah tradisi
Islam.
Oleh sebab itu, umat Muslim disarankan untuk tidak ikut-ikutan melakukannya, apalagi meniup terompet.
Baca Juga:
Warga Mukomuko Padati Tabligh Akbar Ustadz Abdul Somad pada Hari Jadi Ke-21
"Maka tiuplah terompet-terompet untuk
menyambut kedatangan Tahun Baru dalam
tradisi Yahudi di Perjanjian Lama. Itu
ditiuplah terompet dari tanduk kepala kerbau. Maka, jangan kasih anak-anak kita
meniup terompet," terang UAS.
Penceramah asal Sumatera tersebut
lantas mengimbau kepada umat Muslim agar mengisi malam Tahun Baru yang lebih Islami, salah satunya tabligh akbar. [qnt]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.