Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan bahwa dugaan keracunan berasal dari makanan yang diproduksi oleh satu dapur Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG).
“Makanan yang disiapkan oleh SPPG di lokasi Pondok Kelapa 2,” ujar Pramono usai menjenguk para korban di RSKD Duren Sawit.
Baca Juga:
Perluas Penerima Manfaat, BGN Perintahkan SPPG Sasar Kelompok 3B
Menu yang disajikan kepada para siswa saat itu terdiri dari spageti bolognese, bola-bola daging, scramble egg tofu, sayuran campur, serta buah stroberi.
Berdasarkan pengamatan awal, salah satu menu diduga menjadi penyebab utama munculnya gejala keracunan.
“Saya tadi sudah melihat sebagian besar yang korban terdampak memang diduga dari makanan spagetinya,” ucap Pramono.
Baca Juga:
Audiensi ke BGN, Wali Kota Gunungsitoli Minta Program MBG Diperluas
Setelah mengonsumsi makanan tersebut, para siswa dilaporkan mengalami berbagai gejala seperti mual, muntah, diare, demam, hingga nyeri perut.
Dugaan sementara mengarah pada kondisi makanan yang tidak lagi segar saat dikonsumsi oleh para siswa.
[Redaktur: Elsya Tri Ahaddini]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.