WahanaNews.co | Rapat
Paripurna DPRD Kabupaten Solok, Sumatera Barat, berakhir dengan kericuhan.
Sesama anggota dewan saling lempar asbak, ngamuk membalikkan meja, hingga
nyaris baku hantam sesama anggota dewan.
Baca Juga:
DPRD Kota Medan Serahkan Rekomendasi Pansus LKPj 2024 kepada Wali Kota Rico Waas
Sidang yang membahas RPJMD Kabupaten Solok itu berlangsung,
Rabu (18/8). Videonya viral di media sosial.
Sidang paripurna penyampaian laporan hasil pembahasan Rapat
Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dipimpin langsung oleh ketua DPRD
Kabupaten Solok, Dodi Hendra. Rapat perencanaan daerah itu dimulai sejak pukul
11:00 WIB yang ditandai dengan satu ketukan palu.
Ketika Dodi baru menyampaikan laporannya, muncul beberapa
instruksi pertanyaan dari salah satu anggota sidang. Sosok yang bertanya itu
adalah Nazar Bakri, dari Fraksi PKS dan disusul interupsi dari Hafni Hafis dari
fraksi Gerindra.
Baca Juga:
Pemkot Payakumbuh Siap Tindaklanjuti Masukan DPRD dalam RPJMD Terbaru
Ketika Hafni Hafis menyampaikan pendapatnya, anggota dewan
yang lain saling melayangkan interupsi. Hujan interupsi membuat suasana ruangan
menjadi ribut dan tidak terkendali.
Saat kericuhan itu terjadi, sejumlah asbak kaca dilemparkan
ke lantai hingga pecah. Ada juga yang meja yang dibalikkan dan aksi
dorong-dorongan yang memicu baku hantam.
Terlihat aksi tersebut berhasil dilerai oleh Satpol PP yang
turut hadir untuk pengamanan. Namun kericuhan tetap berlanjut hingga keluar
ruang sidang. Sidang pun terpaksa diskors dengan memilih rapat internal dewan.