WahanaNews.co | Banjir bandang merendam sejumlah desa di lima kecamatan, Kabupaten Pidie Jaya, Aceh sehingga menyebabkan beberapa badan jalan di lebih dari satu titik amblas.
Lima kecamatan terendam adalah Bandar Baru, Bandar Dua, Panteraja, Ulim, dan Jangka Buya. Banjir menyebabkan rumah warga serta badan jalan lintas nasional terendam.
Baca Juga:
Tanggapi Aspirasi FWR DAS Rawalumbu, Komisi II Bakal Lakukan Hal Ini
"Curah hujan dengan intensitas tinggi di Kabupaten Pidie Jaya menyebabkan meluapnya air ke permukiman warga. Banjir terjadi sejak Rabu malam," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) Ilyas kepada wartawan, Kamis (13/1/2022).
Ilyas mengatakan, air menggenangi rumah warga mulai pukul 21.00 WIB malam kemarin. Banjir menyebabkan 30 kepala keluarga terpaksa mengungsi.
"Pengungsi di desa lain masih dalam pendataan," jelas Ilyas.
Baca Juga:
BPBD Sulawesi Tengah Laporkan 875 KK Terdampak Banjir di Morowali Utara
Selain merendam rumah warga, kata Ilyas, banjir juga menyebabkan tebing sungai Drien Bungong, Krueng Kiran, dan Babah Krueng di Kecamatan Bandar Dua amblas. Ruas jalan di Drien Bungon-Asan Kumbang disebut rusak.
Menurut Ilyas, dampak banjir juga terjadi di Kecamatan Bandar Baru. Di sana, badan jalan di Desa Pueb Lueng Nibong mengalami longsor.
"Tebing sungai putu di Desa Baroh Lancok jebol, dan ruas jalan dayah Langgieng, jalan Jim-jim serta dua titik jalan Panteraja-Cubo amblas atau longsor," ujar Ilyas.