Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin menyampaikan bahwa kondisi cuaca ekstrem dalam beberapa hari terakhir menjadi faktor utama terendamnya jalur rel dan terganggunya perjalanan kereta.
“Memang cuaca ekstrem akhir-akhir ini dalam 2–3 hari ini menyebabkan pembatalan, keterlambatan di perjalanan kereta kita,” ujar Bobby dalam konferensi pers di Jakarta, Minggu (18/1/2026).
Baca Juga:
Tumbler Hilang Bikin Viral, KAI: Kehilangan Bukan Tanggung Jawab Perusahaan
Bobby memaparkan bahwa dampak banjir tersebut tidak hanya dirasakan oleh kereta penumpang, tetapi juga kereta barang dan perjalanan yang mengalami keterlambatan.
“Yang terdampak itu ada 82 kereta penumpang, kemudian ada 16 kereta barang yang terdampak pembatalan, dan kemudian juga ada sekitar 76 kereta yang mengalami keterlambatan,” katanya.
Sebagai bentuk tanggung jawab kepada pelanggan, KAI memastikan seluruh penumpang yang perjalanannya dibatalkan akibat banjir berhak menerima pengembalian dana tiket secara penuh.
Baca Juga:
Dorong Integrasi Wisata, MARTABAT Prabowo–Gibran Sambut Positif Jalur Kereta Jakarta–Cianjur
Pada periode long weekend Jumat hingga Minggu, 16–18 Januari 2026, KAI mencatat sebanyak 258.000 kursi telah terjual di seluruh jaringan layanan.
Dari jumlah tersebut, sekitar 18.000 penumpang mengajukan refund tiket karena perjalanan mereka terdampak banjir di Pekalongan.
KAI menegaskan bahwa proses pengembalian dana 100 persen dapat dilakukan melalui loket stasiun, layanan pelanggan KAI 121, serta aplikasi Access by KAI.