WAHANANEWS.CO - Momen yang seharusnya jadi hari bahagia berubah menegangkan, saat seorang ibu mendapati bayinya nyaris tertukar di rumah sakit hingga berujung somasi.
Nina Saleha melayangkan somasi kepada RSUP Dr Hasan Sadikin (RSHS) setelah bayinya nyaris tertukar usai menjalani perawatan di rumah sakit tersebut.
Baca Juga:
Kemlu Tegaskan Tak Ada Akses Bebas Ruang Udara untuk AS
Direktur Utama RSUP Dr Hasan Sadikin, Rachim Dinata Marsidi, menjelaskan bahwa Nina datang ke RSHS pada Minggu (5/4/2026) dengan kondisi bayi mengalami gejala kuning di beberapa bagian tubuh dan langsung mendapatkan penanganan medis sesuai kebutuhan.
Bayi tersebut kemudian menjalani perawatan lanjutan di ruang NHCU selama tiga hari hingga kondisinya membaik dan dinyatakan boleh pulang.
"Tanggal 8 April, bayi Ny NS sudah mengalami perbaikan, sehingga direkomendasikan untuk bisa dipulangkan. RSHS telah menghubungi Ny NS dan Ny NS hadir pada hari itu. Pada pagi hari, sudah terbangun komunikasi antara petugas kami dengan Ny NS untuk dilakukan edukasi dan identifikasi ulang mengenai anaknya yang akan pulang," kata Rachim dalam keterangannya, Kamis (16/4/2026).
Baca Juga:
Kedok Jual Roti Terbongkar, Pria di Bogor Edarkan Ratusan Tramadol
Ia menjelaskan bahwa pada saat proses pemulangan terdapat dua bayi yang berada di ruangan yang sama dan sama-sama akan dipulangkan.
"Untuk diketahui, akses masuk ke ruangan tersebut tidak sembarangan. Pada saat itu, di ruangan tersebut ada dua pasangan suami istri yang menunggu kepulangan bayinya. Di mana saat petugas akan menyerahkan bayi Ny NS. Ny NS tidak ada di tempat. Petugas kami menanyakan kepada pasien yang lain dan pasien lain menyatakan bahwa Ny NS sedang meninggalkan ruangan NHCU," ungkapnya.
Situasi menjadi keliru ketika petugas yang sedang menangani kebutuhan bayi dan pertanyaan pasien lain mengalami distraksi hingga menyerahkan bayi Nina kepada ibu pasien lain.