WahanaNews.co | Kondisi Kali Rasmi di Kabupaten Bekasi jadi sorotan usai viralnya foto busa yang menutupi alirannya. Dinas Lingkungan Hidup setempat disebut telah meneliti kandungan air di kali itu sejak 2019 meski belum ada hasilnya.
"Pengambilan sampel air sudah dilakukan di tahun 2019. Karena kami tidak memiliki kewenangan, kami juga tidak mengetahui apakah air di kali tersebut memiliki kandungan limbah B3 atau tidak. Kami masih menunggu hasil uji lab yang dilakukan Dinas Lingkungan Hidup," kata Camat Karangbahagia, Karnadi, Rabu (3/11).
Baca Juga:
Seorang Pria di Bekasi Larang Relawan Dirikan Posko Mudik Lebaran, Kapolda: Kita Lawan!
Karnadi memiliki dugaan lain terkait timbunan busa di Kali Rasmi yang sempat menghebohkan warganet. Menurut dia, busa itu disebabkan air yang jatuh dari pintu air.
"Jadi air jatuh dari pintu air itu cukup deras sehingga mengeluarkan busa," ucapnya menduga-duga.
Meski tidak digunakan untuk kebutuhan sehari-hari warga sekitar, namun air Kali Rasmi mengalir ke area persawahan di Kecamatan Karangbahagia.
Baca Juga:
Ajaib! Puluhan Situ di Bekasi Hingga Bogor Hilang, Menteri ATR Bilang Begini
Jika air kali tersebut mengandung limbah berbahaya, dikhawatirkan akan berdampak pada hasil panen pertanian warga setempat. "Dari hasil penelusuran di lapangan, airnya nggak dipakai untuk MCK warga. Paling buat pertanian, dan petani selama ini nggak pernah complain (soal kondisi air kali)," katanya.
Sebelumnya, warganet dihebohkan dengan penampakan Kali Rasmi yang dipenuhi busa berwarna putih, airnya yang berwarna hitam dan bau. Peristiwa itu dilaporkan diabadikan di Kampung Pelaukan, Desa Karangsetia, Kecamatan Karangbahagia, Kabupaten Bekasi pada Selasa (2/11) sekitar pukul 05.30 WIB. [qnt]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.