Basarnas menyebut lima korban telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Sementara itu, tiga orang lainnya masih dinyatakan hilang dan hingga kini masih dalam proses pencarian oleh tim SAR gabungan.
Tim SAR yang terdiri dari personel Basarnas, TNI, Polri, pemerintah daerah, serta dibantu warga setempat langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pencarian dan evakuasi di tengah reruntuhan bangunan.
Baca Juga:
Rusia Incar Biak, Papua? Indonesia Bilang Tidak, Dunia Tetap Waspada
Tangis keluarga korban ledakan bom diduga sisa peninggalan Perang Dunia II di Biak Numfor.
Selain menimbulkan korban jiwa, ledakan juga menyebabkan kerusakan parah pada permukiman warga. Sedikitnya enam unit rumah dilaporkan mengalami kerusakan struktural berat akibat kuatnya daya ledak yang ditimbulkan.
Pihak kepolisian telah memasang garis polisi di sekitar lokasi kejadian guna mensterilkan area dan mengantisipasi kemungkinan adanya bahaya lanjutan. Kapolres Biak Numfor menegaskan lokasi ledakan hingga kini belum dinyatakan aman karena masih berpotensi menyimpan material peledak lain yang belum teridentifikasi.
Baca Juga:
Pemerintah Bongkar Fakta di Balik Isu Pangkalan Militer Rusia di Papua
Proses olah tempat kejadian perkara (TKP), identifikasi forensik, serta penyisiran lanjutan terhadap korban hilang akan dilakukan secara menyeluruh setelah Tim Penjinak Bom (Jibom) Polda Papua tiba di lokasi. Tim tersebut dijadwalkan datang paling lambat pada Selasa (2/6/2026) untuk melakukan sterilisasi dan pendeteksian logam di area ledakan.
Sementara itu, atas pertimbangan keselamatan, operasi pencarian korban di titik nol ledakan untuk sementara dihentikan. Langkah tersebut diambil untuk menghindari risiko jatuhnya korban tambahan apabila masih terdapat hulu ledak aktif atau potensi ledakan susulan di sekitar lokasi kejadian.
[Redaktur: Alpredo Gultom]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.