WahanaNews.co | Terkait pernyataan Presiden Joko Widodo yang meminta seluruh daerah bisa mereplikasi penurunan angka stunting dari Kabupaten Sumedang, akan disambut baik oleh pemerintah daerah.
Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir mengatakan, menurunkan Angka Stunting melalui Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) bukan urusan teknologi semata.
Baca Juga:
Pj Bupati Sumedang Diundang PLN ke Jawa Timur, Berbagi Keberhasilan SPBE dengan Forum Kominfo
Tetapi berkaitan pula dengan masyarakat dan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance).
"Intinya kami menggunakan teknologi sebagai tool yakni SPBE. Kami mempunyai platform, namanya "Simpati" atau Sistem Pencegahan Stunting Terintegrasi. Melalui platform ini, bagaimana seluruh stakeholders bisa paham bagaimana mengatasi stunting dan paham menggunakan aplikasi 'Simpati'," ujarnya.
Dony juga memaparkan, sebagaimana disampaikan Menkes, dirinya diminta oleh Presiden untuk berbagi pengalaman terbaiknya (best practice) dalam penanganan stunting dengan Kabupaten dan Kota lainnya yang ditunjuk.
Baca Juga:
Jelang Pemilu 2024, Forkopimda Sumedang Gelar Deklarasi Damai Beserta Para Elit Politik
"Inilah kontribusi Sumedang untuk negara Indonesia, bagaimana kita berkewajiban tidak boleh meninggalkan generasi yang lemah," ucapnya.
Sementara itu, sebelumnya Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin menyebutkan jika keberhasilan Kabupaten Sumedang dalam menurunkan Angka Stunting melalui SPBE akan direplikasi secara nasional.
Hal itu disampaikan olehnya dalam keterangan pers usai mengikuti rapat terbatas yang dipimpin Presiden Joko Widodo mengenai penerapan teknologi digital dalam konteks SPBE terhadap penurunan stunting, Senin (2/1/2023) di Istana Merdeka, Jakarta.
"Presiden secara spesifik mendapat informasi bahwa Sumedang sebagai salah satu kabupaten yang baik penerapan SPBE-nya dan menjadikan SPBE sebagai basis data untuk menurunkan stunting sehingga Bupati Sumedang diminta memaparkan apa-apa yang sudah dilakukan," ujar Menkes Budi didampingi Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir dan Dirut Telkomsel Hendri Mulya Syam, Senin (2/1/2023).
Budi juga mengungkapkan, Bupati Sumedang dinilai berhasil dalam memberdayakan semua potensi yang ada di daerahnya dengan digitalisasi sebagai alatnya.
"Bupati Sumedang selain membangun SPBE yang bagus, juga berhasil mengorkestrasi orang-orangnya, business process-nya dan sistem data elektroniknya menjadi satu (terintegrasi)," kata Budi.
Masih kata Menkes, Presiden meminta agar apa yang dilakukan Kabupaten Sumedang bisa langsung direplikasi oleh kabupaten kota lainnya.
"Bahkan, arahannya (Presiden), Bupati (Sumedang) langsung dikirim ke sana untuk membantu bupati dan walikota di daerah-daerah yang stuntingnya masih tinggi. Tapi nilai SPBE-nya mencukupi agar bisa mengulangi kesuksesan Sumedang," tuturnya. [sdy]