Satu MCB khusus kompor listrik, satu lagi untuk perangkat elektronik lain.
"Kalau mau masak, MCB yang buat kompor listrik harus dinyalakan dulu. Kalau sudah selesai harus dimatikan. Biar kompornya awet," katanya.
Baca Juga:
Siaga Penuh, PLN Jabar Sukses Jaga Keandalan Listrik di Momen Lebaran Idulfitri 1446 H
Sejak menggunakan kompor listrik, Indrawati mengaku pengeluaran listriknya justru berkurang.
Jika dulu dengan daya 1.300 VA merogoh Rp200 ribu sampai Rp250 ribu per bulan, kini dengan daya 900 VA ia hanya membayar Rp100 ribu per bulan.
Penghematan konsumsi ini karena sejak menggunakan kompor induksi, ia menjadi penerima subsidi listrik 900 VA.
Baca Juga:
Tekan Emisi Karbon, PLN IP Helat Mudik Gratis
"Dulu waktu masih 1.300 VA itu beli Rp 50 ribu cuma dapat 31 kWH. Sekarang saya beli Rp 100 ribu dapatnya 150 kWH," katanya. [rin]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.