WAHANANEWS.CO, Jakarta - Ketika Jakarta terus bergerak tanpa henti, listrik menjadi denyut yang menjaga aktivitas kota tetap hidup. Di balik stabilnya pasokan listrik tersebut, terdapat pasukan khusus PLN yang bekerja di titik paling krusial: Pasukan Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB). Mereka adalah tim yang menjaga Jakarta tetap menyala meski harus bekerja langsung di jaringan bertegangan hingga 20 kilovolt tanpa memadamkan listrik.
Di momen menjelang Hari Pahlawan, kontribusi PDKB terasa semakin bermakna. Sepanjang Januari hingga Oktober 2025, PDKB PLN UP3 Cengkareng berhasil menyelamatkan lebih dari 1 juta kWh energi listrik, setara kebutuhan listrik sekitar 900 rumah tangga selama sebulan. Selain menjaga keandalan pasokan, kinerja ini memberi dampak signifikan bagi efisiensi energi dan keberlanjutan lingkungan.
Baca Juga:
PLN Sumedang Perkuat Tim Elit PDKB, Pemeliharaan Jaringan Listrik Jadi Tanpa Padam
General Manager PLN UID Jakarta Raya, Moch. Andy Adchaminoerdin, memberikan apresiasi penuh terhadap keberanian dan kompetensi teknis para personel PDKB.
“Pasukan PDKB adalah penjaga denyut kehidupan kota. Mereka memastikan listrik tetap menyala, bahkan saat pekerjaan harus dilakukan dalam keadaan bertegangan. Profesionalisme dan keberanian mereka menjadi fondasi kuat keandalan listrik Jakarta,” ujar Andy Adcha.
Manajer PLN UP3 Cengkareng, Robin Septavyn, menegaskan bahwa capaian luar biasa PDKB bukan hanya soal kemampuan teknis, tetapi juga disiplin tinggi dan kerja sama tim yang terjaga.
Baca Juga:
Selama Ramadhan 1445 H, PLN Cianjur Tempatkan Petugas Khusus PDKB
“Kerja PDKB tidak banyak terlihat publik, tetapi dampaknya dirasakan oleh seluruh warga Jakarta. Setiap tindakan mereka di jaringan aktif membutuhkan presisi, kekompakan, dan dedikasi tanpa batas,” jelas Robin.
Bekerja di jaringan hidup adalah salah satu pekerjaan paling berisiko tinggi di sektor kelistrikan. Petugas harus menyelaraskan tenaga, teknik, dan ketepatan waktu agar jaringan tetap aman, stabil, dan berfungsi normal selama proses pekerjaan berlangsung. Sekecil apa pun kesalahan dapat berakibat fatal, sehingga setiap anggota tim wajib memahami detail jaringan hingga ke titik terkecil.
Team Leader PDKB PLN UP3 Cengkareng, Mahesa, menggambarkan profesinya bukan sekadar pekerjaan teknis, tetapi sebuah pengabdian.
“Kami menjaga aliran listrik sebagai bentuk menjaga kepercayaan masyarakat. Setiap hari kami bekerja dengan penuh ketelitian dan rasa tanggung jawab agar cahaya tidak pernah padam,” ujarnya.
Melalui dedikasi yang tak kenal lelah, Pasukan PDKB PLN Jakarta terus memastikan bahwa denyut kota tetap menyala, industri tetap bergerak, masyarakat tetap beraktivitas, dan energi bangsa tetap efisien. Di balik setiap lampu yang terang, ada keberanian yang tidak selalu terlihat, tetapi selalu berarti.
[Redaktur: Amanda Zubehor]