Korban luka berjumlah 22 orang yang dirawat di puskesmas setempat, sementara dua korban lainnya dirujuk ke rumah sakit di Kota Manado untuk penanganan lanjutan.
Jumlah pengungsi mencapai 682 jiwa yang saat ini ditampung di sejumlah lokasi aman dengan pendampingan petugas.
Baca Juga:
Antisipasi Banjir, Pemkot Jakbar Minta ASN Bergerak Sebelum Genangan Muncul
Bencana banjir bandang ini dipicu hujan berintensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kepulauan Sitaro sejak dini hari hingga menyebabkan sungai meluap secara tiba-tiba pada pukul 02.30 WITA.
Luapan air yang membawa material lumpur, kayu, dan bebatuan tersebut melanda empat kecamatan, yakni Siau Timur, Siau Tengah, Siau Barat, dan Siau Barat Selatan.
"Data sementara mencatat sekitar 682 jiwa terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman dengan pendampingan tim petugas gabungan," kata Abdul Muhari.
Baca Juga:
Akses Terputus Akibat Banjir, Brimob Turun Evakuasi Warga Tapteng
Dampak kerusakan dilaporkan cukup signifikan dengan tujuh rumah warga hanyut terseret arus deras.
Selain rumah hanyut, lebih dari 120 unit rumah warga lainnya mengalami kerusakan dengan kategori ringan hingga berat.
Kerusakan juga mencakup fasilitas publik dan infrastruktur vital, termasuk akses jalan yang terputus di sejumlah titik wilayah terdampak.