WahanaNews.co | Lagi,
Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua melakukan aksi teror dengan cara
menembaki Prajurit TNI dari Yonif R 400/BR. Akibatnya, 2 dua prajurit TNI
gugur.
Salah satunya Pratu Roy Vebrianto yang ditembak secara
membabi buta sesaat dirinya usai melaksanakan ibadah sholat Subuh di Pos Titigi
Yonif Raider 400/BR di Kampung Titigi Distrik Sugapa Kabupaten Intan Jaya Papua
Jumat, (22/1/21).
Baca Juga:
Dalam rangka Memeriahkan Hari Bhayangkara ke-79, Polres Subulussalam Laksanakan Olahraga Bersama
Kepala Penerangan Kogabwilhan III, Kolonel Czi IGN
Suriastawa menyampaikan bahwa menurut informasi yang didapat, Pratu Roy
ditembak dari jarak 200 meter pada saat melaksanakan pembersihan usai
melaksanakan ibadah sholat subuh.
"Sedangkan korban
yang lain atas nama Pratu Dedi Hamdani dari Pos Hitadipa, saat melakukan
pengejaran kepada KKB yang melakukan penembakan terhadap Pos Titigi,"kata dia.
Korban juga ditembaki secara membabi buta dari arah
ketinggian di hutan yang terletak antara Kampung Sugapa Lama dan Kampung
Hitadipa.
Baca Juga:
Siaga Merah di Kualanamu: Ancaman Bom Guncang Bandara, Jemaah Haji Dievakuasi
"Dua korban penembakan KKN itu, meninggal dunia saat di
evakuasi ke Timika dengan menggunakan helly Caracal,"ujarnya.
Juru Bicara OPM Sebby Sambon saat dikonfirmasi mengenai
kejadian itu, belum memberikan keterangan.
Namun dari Laman Facebook TPNPB (Tentara Pembebasan Nasional
Papua Barat) menyatakan, pihaknya melakukan penyerangan terhadap Pos TNI Titigi
dan mengklaim ada 3 prajurit TNI tang berhasil di tembak.
"Intan Jaya 22/01/2020. Serangan yang terjadi di pos titigi
intan jaya, terjadi pada hari ini, hari jumat pukul 05:00-10:15 selesai. Dalam
kontak senjata itu, kami TPNPB tidak ada yang korban maupun luka-luka, namun
anggota TNI tiga orang yang kami tembak di pos TNI titigi itu".
Penyerangan terhadap pos TNI di pimpin Yosua Waker.
Menurut TPNPB, pihaknya tetap siap siaga terhadap kemungkinan
TNI melakukan pengejaran. (*)