WAHANANEWS.CO, Jakarta - Tragedi memilukan terjadi menjelang Lebaran ketika seorang ibu rumah tangga berinisial D (50), warga Kecamatan Pariaman Timur, Kota Pariaman, Sumatera Barat, ditemukan tak bernyawa setelah diduga mengakhiri hidup akibat tekanan ekonomi pada Sabtu (21/3/2026).
Peristiwa ini pertama kali terungkap setelah korban tidak ditemukan di rumah sejak waktu subuh, sehingga memicu kekhawatiran pihak keluarga yang kemudian melakukan pencarian.
Baca Juga:
Tak Ada Toleransi, Polwan Diduga Curi Uang, Kini Ditahan di Polda NTT
“Subuh menjelang shalat Id, suami korban menyadari korban tidak ada di rumah, kemudian memberitahukan kepada keluarga untuk melakukan pencarian,” kata Kapolsek Kota Pariaman AKP Hijrul Aswad.
Upaya pencarian tersebut akhirnya membuahkan hasil ketika korban ditemukan sekitar pukul 06.00 WIB di belakang rumah kerabatnya dalam kondisi tidak sadarkan diri.
Korban kemudian segera dilarikan ke RSUD M Yamin Pariaman untuk mendapatkan pertolongan medis sebelum akhirnya dirujuk ke RSUP M Djamil Padang karena kondisi yang semakin memburuk.
Baca Juga:
Tragedi di Maybrat, Kontak Senjata dengan KKB Tewaskan Dua Prajurit TNI
Meski telah mendapatkan penanganan intensif, nyawa korban tidak berhasil diselamatkan oleh tim medis.
Dari hasil olah tempat kejadian perkara, aparat kepolisian menemukan barang bukti berupa satu tabung racun tumbuhan yang diduga digunakan korban.
“Menurut keluarga, korban mengalami depresi karena masalah ekonomi,” ujar Hijrul.