General Manager PLN UID Jakarta Raya, Moch. Andy Adchaminoerdin, mengatakan PLN berkomitmen memastikan kesiapan pasokan dan infrastruktur kelistrikan sejalan dengan perkembangan sistem transportasi massal berbasis listrik di Jakarta.
“PLN siap mendukung pengembangan MRT Jakarta Fase 2A melalui pasokan listrik yang andal dan infrastruktur kelistrikan yang memadai. Kehadiran MRT bukan hanya memperkuat konektivitas masyarakat, tetapi juga menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem transportasi publik berbasis listrik yang modern dan berkelanjutan di Jakarta,” ujar Andy Adcha.
Baca Juga:
MARTABAT Prabowo-Gibran Dukung MRT Kembangan–Balaraja, Dorong Aglomerasi Jabodetabekjur Terintegrasi
Andy Adcha menambahkan, kolaborasi antara PLN dan MRT Jakarta merupakan bentuk sinergi dalam menghadirkan layanan publik yang semakin berkualitas bagi masyarakat sekaligus mendukung transformasi Jakarta menjadi kota global.
“Listrik menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari operasional transportasi modern. Karena itu, kami memastikan dukungan kelistrikan dipersiapkan dengan baik agar MRT Jakarta dapat memberikan layanan yang aman, nyaman, dan dapat diandalkan bagi masyarakat,” tambah Andy Adcha.
MRT Jakarta Fase 2A direncanakan memiliki tujuh stasiun. Untuk segmen hingga Monas, operasional ditargetkan mulai pada akhir 2027. Kesiapan infrastruktur kelistrikan menjadi salah satu bagian penting untuk memastikan masyarakat nantinya dapat menikmati perluasan layanan MRT Jakarta dengan aman, nyaman, dan andal.
Baca Juga:
MARTABAT Prabowo-Gibran Nilai MRT Lintas Timur–Barat Penguat Integrasi Jabodetabekjur
[Redaktur: Amanda Zubehor]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.