“Semoga almarhumah husnul khatimah, amin,” tambah Udin.
Penyebab pasti meninggalnya Tarsitem belum dapat dipastikan karena almarhumah mengembuskan napas terakhir sebelum sempat menjalani pemeriksaan medis di rumah sakit.
Baca Juga:
Mafia Migas di Batanghari: RM dan SL Dua Oknum Aparat 'diduga' di Balik Ilegal Drilling
Pihak RSUD Indramayu mencatat status meninggalnya Tarsitem sebagai Dead On Arrival (DOA) atau meninggal dunia saat tiba di fasilitas kesehatan.
“Hanya ada keterangan DOA saja,” kata Tarjono, perwakilan keluarga, Jumat (2/1/2026).
“Dari kami keluarga menduga penyebab meninggalnya mungkin karena kecapean,” lanjut Tarjono.
Baca Juga:
PLN Tebar Kebahagiaan Idulfitri untuk Warga Haurgeulis
Menurut Tarjono, almarhumah tidak memiliki riwayat penyakit kronis yang serius.
Ia menjelaskan bahwa meski sempat beredar isu stroke ringan, hasil pemeriksaan medis sebelumnya menunjukkan kondisi Tarsitem baik dan hanya membutuhkan pemulihan.
Aktivitas padat selama tahapan Pilwu yang menguras tenaga diduga menjadi faktor menurunnya kondisi kesehatan hingga almarhumah pingsan pada pagi hari.