Namun hari ini purna tugas.
Sedangkan istrinya, Sriwati, merupakan staff Pemkab Bojonegoro non-ASN.
Baca Juga:
Warga Baureno Bojonegoro Keluhkan Bau Limbah Diduga dari Pabrik Rokok
"Sempat deg-degan, setelah naik di atas alat berat justru tidak pingin turun," ujar Tedjo kepada wartawan.
Ia mengungkapkan, sempat menyetir kendaraan alat berat tersebut untuk memutari alun-alun.
Namun, tak berselang lama digantikan oleh operatornya untuk melanjutkan mengelilingi alun-alun kota dan berhenti di depan masjid.
Baca Juga:
KAI Tambah Frekuensi dan Destinasi KA dari Stasiun Bojonegoro Mulai 1 Februari
Ditambahkannya, aksi naik loader ini merupakan spontanitas dari rekan kerjanya di kantor yang ingin memberikan kenang-kenangan.
"Alatnya milik kantor, teman-teman kasih kenang-kenangan karena saya purna tugas," ujarnya.
Aksi tak biasa yang dilakukan pasangan itupun viral hingga banyak masyarakat yang mengabadikan momen tersebut, karena jika biasanya mempelai pengantin menggunakan mobil untuk diarak.