Jika dihitung secara total jumlah kunjungan wisatawan domestik ke Bali periode Januari hingga 26 Desember 2025 baru di angka 9,2 juta sementara jumlah total kunjungan wisdom pada 2024 mencapai 10,1 juta.
“Untuk tahun 2025 sampai 26 Desember baru mencapai 9,2 juta ada penurunan, jadi kira-kira sampai 31 Desember mungkin akan menjadi 9,4 juta atau menurun sekitar 600 sampai 700 ribu,” kata dia.
Baca Juga:
Electrifying Lifestyle Makin Nyata, PLN UP3 Purwakarta Pastikan SPKLU Siap Pakai
Sejak berdirinya Posko Nataru yaitu 15 Desember jumlah pergerakan wisatawan domestik juga baru di angka 327.394 penumpang dengan jumlah kedatangan 176.510 kunjungan.
Sebagai daerah tujuan wisata mancanegara, Gubernur Koster menyampaikan bahwa Bali fokus pada target pasar internasional dengan proyeksi tambahan 700 ribu wisman hingga akhir tahun.
Terhitung sejak Januari-26 Desember 2025 jumlah kunjungan wisman di angka 6,9 juta dan diperkirakan ditutup dengan jumlah 7,05 juta kunjungan dan akan berdampak pada sektor-sektor pendukung pariwisata.
Baca Juga:
Konsumsi Listrik SPKLU Melonjak Tajam Selama Siaga Nataru 2025/2026
“Ini akan berkaitan dengan belanja di Bali, tingkat hunian di Bali, lamanya tinggal di Bali itu akan sangat berdampak pada aktivitas perekonomian yang ada, jadi kalau dibilang Bali ini sepi, data menjawab tidak, ramai malah,” ucap Koster.
[Redaktur: Rinrin Khaltarina]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.