Pasukan Brimob tersebut diterbangkan
menggunakan pesawat pada Rabu (30/6/2021) pagi.
Diketahui, sedikitnya ada 7
kantor pelayanan pemerintah dibakar di Kabupaten Yalimo, pasca-putusan Mahkamah
Konstitusi terkait diskualifikasi Pasangan Calon Bupati Nomor Urut 01, Erdi
Dabi dan Jhon Wilil, di Pilkada Yalimo.
Baca Juga:
Kapolda Papua Hadiri Rapim TNI-Polri 2025, Ini Arahan Kapolri
Gedung yang menjadi sasaran
kecewaan massa yakni Kantor Penyelenggaran Pemilu, Kantor KPU, Bawaslu, dan
kantor Gakkumdu.
Sementara Kantor Pemerintahan,
yakni Gedung DPRD, Dinas Kesehatan, BPKM, dan Kantor Dinas Perhubungan,
termasuk Kantor Bank Papua, ludes terbakar.
Selain pembakaran kantor
penyelenggaraan Pemilu dan Pemerintah serta perbankan, massa juga melakukan
aksi blokade jalan utama Elelim, Ibukota Yalimo.
Baca Juga:
Kapolda Papua Resmi Naik Pangkat Jadi Irjen
Hingga malam tadi, situasi
Ibukota Kabupaten Yalimo masih mencekam.
Masyarakat, khususnya
pendatang, memilih meninggalkan rumah dan berlindung di kantor kepolisian
setempat guna mengatisipasi amuk massa. [qnt]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.