Warga diminta membatasi aktivitas di area rawan banjir rob, terutama pada jam-jam terjadinya pasang tertinggi air laut.
Selain itu, BPBD juga meminta masyarakat memastikan sistem drainase di lingkungan sekitar berfungsi dengan baik guna menekan potensi genangan air.
Baca Juga:
Warga Diminta Siaga: BMKG Peringatkan Hujan Petir hingga Rob Hari Ini
“Memastikan sistem drainase di sekitar rumah berjalan dengan baik untuk menghindari genangan air,” tulis BPBD dalam imbauannya.
BPBD mencatat sedikitnya 12 wilayah di Jakarta Utara diperkirakan berpotensi terdampak banjir rob selama periode peringatan tersebut.
Wilayah yang masuk dalam daftar rawan meliputi Kamal Muara, Kapuk Muara, Penjaringan, Pluit, Ancol, Kamal, Marunda, Cilincing, Kalibaru, Muara Angke, Tanjung Priok, hingga Kepulauan Seribu.
Baca Juga:
PLN dan Masyarakat Hijaukan Pantai Utara Jawa dengan 72.400 Bibit Mangrove
Di luar ancaman banjir rob, BPBD DKI Jakarta juga melaporkan bahwa banjir akibat curah hujan tinggi masih terjadi di sejumlah titik di ibu kota.
Pada Senin (12/1/2026) pagi, genangan air dilaporkan sempat merendam 23 ruas jalan dan 10 RT di wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Utara.
Ketinggian air bervariasi mulai dari 20 hingga 95 sentimeter akibat hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Jakarta dan sekitarnya sejak dini hari.