Hingga Jumat malam sekitar pukul 23.00 WIB, korban belum berhasil ditemukan oleh tim pencari.
Petugas kepolisian telah memeriksa sejumlah kamera pengawas milik warga dan kantor kelurahan, namun belum memperoleh petunjuk keberadaan korban.
Baca Juga:
Rangkaian Bencana Landa NTT, Sumut, dan Jabar, BNPB Imbau Siaga Hidrometeorologi
“Tadi kita sudah periksa CCTV, tapi tidak terekam saat korban dan kakaknya terpisah menerjang air banjir di jalanan dan dekat sungai yang meluap. Kita masih lakukan upaya pencarian bersama-sama,” jelas Rusdiyanto.
Kakak korban, Janisa (18), mengaku sempat mengira adiknya telah kembali ke kantor kelurahan bersama sang ibu.
Namun setelah dipastikan, Z tidak berada di dalam kantor dan dinyatakan hilang tanpa diketahui pasti apakah terseret luapan sungai atau tersesat.
Baca Juga:
Curah Hujan Tinggi Picu Banjir di Sumbar, Jabar, Jateng, hingga Jatim
“Memang saat itu jalanan banjir dan air meluap di sungai dekat kelurahan, tapi kami menerjangnya karena air banjirnya tidak deras. Tapi saat ke kelurahan lagi, kata ibu saya, adik tidak ada,” ujar Janisa.
Hingga kini petugas gabungan masih terus melakukan pencarian dengan mempertimbangkan kondisi cuaca dan debit air di sekitar lokasi.
[Redaktur: Rinrin Khaltarina]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.