WAHANANEWS.CO, Kabupaten Bogor - Pemerintah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, membentuk tim bersama Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum dan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) untuk mempercepat pembangunan Bendungan Cijurey yang ditargetkan selesai pada akhir 2027, lebih cepat dari rencana semula 2028.
Bupati Bogor Rudy Susmanto dalam keterangannya yang diterima di Bogor, Jumat, (24/7/2026) mengatakan pembentukan tim dilakukan sebagai tindak lanjut koordinasi dengan pemerintah pusat untuk mempercepat penyelesaian proyek strategis nasional tersebut.
Baca Juga:
Menteri PU Tinjau Bendungan Lausimeme, Jembatan Penghubung Desa Ditargetkan Rampung Juni 2026
"Kemarin beserta BPWS dan Kementerian PU telah membentuk tim untuk membantu sama-sama menyelesaikan, untuk percepatan," kata Rudy.
Ia menjelaskan pembangunan Bendungan Cijurey saat ini masih berjalan sesuai tahapan yang telah ditetapkan. Pemerintah Kabupaten Bogor berharap percepatan yang dilakukan dapat memangkas waktu penyelesaian proyek.
"Timeline-nya sampai dengan tahun 2028. Tahapannya sudah berjalan sesuai jadwal 2026 dan 2027, yang tadinya akan selesai di 2028, kita berharap bisa maju di akhir tahun 2027," ujarnya.
Baca Juga:
Hindari Gagal Produksi listrik, ALPERKLINAS Dorong Pemerintah Awasi Ketat Pemeliharaan Bendungan yang Digunakan PLTA
Sebelumnya, Rudy menyampaikan Bendungan Cijurey diprioritaskan untuk memperkuat layanan irigasi lahan pertanian yang selama ini kerap mengalami kekeringan saat musim kemarau.
Menurut dia, bendungan tersebut diharapkan mampu mengairi areal pertanian sekaligus mendukung ketahanan pangan di Kabupaten Bogor.
Selain untuk irigasi, Bendungan Cijurey juga dirancang sebagai infrastruktur pengendali banjir. Berdasarkan paparan yang diterima Pemerintah Kabupaten Bogor, bendungan seluas 203,9 hektare itu diproyeksikan mampu mereduksi banjir hingga 59,33 persen.
Pembangunan Bendungan Cijurey mencakup empat desa di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Sukamakmur, Cariu, dan Tanjungsari.
Rudy menambahkan, selain Bendungan Cijurey, progres pembangunan Bendungan Cibeet juga terus berjalan dan telah mencapai sekitar 91 persen.
Pemerintah Kabupaten Bogor akan terus berkoordinasi dengan BBWS Citarum dan Kementerian PU agar kedua proyek strategis nasional tersebut dapat selesai lebih cepat sehingga manfaatnya segera dirasakan masyarakat.
Menurut dia, keberadaan Bendungan Cibeet dan Bendungan Cijurey tidak hanya memperkuat ketahanan air dan layanan irigasi, tetapi juga mengurangi risiko banjir, mendukung penyediaan energi ramah lingkungan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Bogor dan wilayah sekitarnya.
[Redaktur: Alpredo Gultom]