"Ketiga sambaran petir itu terjadi pada pukul 15.11 WIB, 15.25 WIB dan 15.27 WIB," katanya.
Rahayu menjelaskan, sambaran petir pertama terjadi di sebelah barat Stadion KORPRI.
Baca Juga:
BMKG Peringatkan Dampak Siklon Narelle, Cuaca Ekstrem Masih Mengancam
Sedangkan 2 petir lainnya terjadi di sebelah barat daya stadion tersebut.
"Dengan jarak antar koordinat di permukaan bumi sekitar 1,97 kilometer, 2,80 kilometer dan 3,11 kilometer," katanya.
Rahayu mengungkap, petir pertama merupakan petir dengan jenis cloud to ground negatif (CG-), sementara petir kedua CG+, dan petir yang ketiga CG-.
Baca Juga:
Cuaca Ekstrem Ancam Mudik Lebaran, Operasi Modifikasi Cuaca Diterapkan di Jawa Timur
"Di tempat terbuka petir akan mencari objek yang tinggi dari daerah sekitarnya, sehingga sangat memungkinkan menyambar korban tersebut," katanya.
Diketahui, Edi Kurniawan atau Edul (45) tewas tersambar petir saat bermain sepakbola di Stadion KORPRI Sukabumi pada Sabtu (13/8/2022).
Edul dilaporkan meninggal pada pukul 15.00 WIB.