WAHANANEWS.CO, Jakarta - PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya turut mendukung suksesnya penyelenggaraan Jakarta Fair Kemayoran 2026 yang berhasil menarik 6,1 juta pengunjung dan mencatatkan nilai transaksi sebesar Rp8,2 triliun.
Selama 32 hari penyelenggaraan, mulai 11 Juni hingga 12 Juli 2026, seluruh rangkaian pameran dan hiburan berlangsung lancar dengan dukungan pasokan listrik yang andal.
Baca Juga:
Ketika Listrik Menjadi Fondasi Ekonomi Digital Jakarta
Jakarta Fair 2026 kembali menjadi magnet bagi masyarakat sekaligus menjadi penggerak roda perekonomian Jakarta. Tingginya antusiasme pengunjung memberikan dampak positif bagi pelaku usaha, khususnya UMKM, industri kreatif, dan sektor perdagangan yang memanfaatkan ajang tahunan ini sebagai sarana promosi serta peningkatan penjualan.
Pasokan listrik yang andal menjadi faktor penting untuk mendukung kelancaran seluruh kegiatan. Mulai dari operasional ribuan stan pameran, konser musik, atraksi hiburan, hingga pesta kembang api penutupan berlangsung tanpa gangguan kelistrikan yang berarti.
Untuk memastikan keandalan pasokan listrik, PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Bandengan menyiagakan puluhan personel gabungan bersama PLN UP2D Jakarta dan PLN Electricity Services yang melakukan pemantauan sistem kelistrikan selama 24 jam. PLN UID Jakarta Raya juga menyiapkan Unit Gardu Bergerak (UGB) berkapasitas 1.000 kVA dan _Uninterruptible Power Supply_ (UPS) berkapasitas 800 kVA sebagai cadangan pada area penyelenggaraan yang memiliki kebutuhan daya sekitar 5.000 kVA.
Baca Juga:
PLN Siap Jalankan Kebijakan Tarif Listrik Tetap dan Tingkatkan Kualitas Pelayanan
General Manager PLN UID Jakarta Raya, Moch. Andy Adchaminoerdin, mengatakan keandalan listrik yang terjaga sepanjang Jakarta Fair 2026 memberikan manfaat langsung bagi jutaan pengunjung dan mendukung aktivitas ekonomi yang tercipta selama acara berlangsung.
Menurutnya, kehadiran pasokan listrik yang andal membuat masyarakat dapat menikmati seluruh rangkaian acara dengan nyaman serta membantu pelaku usaha menjalankan kegiatan bisnisnya secara optimal.
"Jakarta Fair menjadi ruang pertemuan masyarakat, pelaku UMKM, dunia usaha, dan industri kreatif. Saat pasokan listrik terjaga, seluruh aktivitas dapat berjalan nyaman sehingga masyarakat dapat menikmati acara dan para pelaku usaha dapat melayani pengunjung dengan optimal. Inilah yang terus kami hadirkan melalui layanan kelistrikan yang andal," kata Andy Adcha.