“Yang penting listrik bisa hidup lagi, walau jalannya luar biasa berat,” sebelum rekan lainnya menimpali, “Kami tetap lanjut, warga menunggu,” ujar seorang petugas.
Baca Juga:
Menembus Gelap Aceh yang Terisolir: PLN Kembalikan Cahaya di Desa-desa Terdampak Bencana
Netizen ramai memberikan dukungan kepada petugas PLN dan seorang warganet menuliskan: “Sabar ya, teman-teman, medan mereka memang separah itu,” sementara netizen lain menegaskan: “PLN sudah kerja maksimal, jangan disalahkan, cuacanya ekstrem sekali.”
Warga pun terus diimbau untuk menjauhi peralatan kelistrikan yang terendam banjir dan melaporkan segera bila mendapati potensi bahaya demi mencegah insiden yang tidak diinginkan di tengah pemulihan yang masih berjalan.
Sementara itu, pada hari yang sama banjir merendam Desa Sitolubahal di Tapanuli Utara sejak pukul 11.00 WIB akibat meluapnya Sungai Aek Mahassan dengan ketinggian air sekitar 70 sentimeter menurut keterangan Kasubbid Penmas Polda Sumut AKBP Siti Rohani Tampubolon.
Baca Juga:
PLN Libatkan Tim Nasional Percepat Pemulihan Listrik di Aceh Tamiang
Di Desa Robean, longsor menimbun dua rumah dan melukai empat warga akibat tertimpa material bangunan sementara dua pohon tumbang sempat menghambat evakuasi sebelum petugas gabungan membawa warga ke lokasi aman.
Pemulihan jaringan listrik dan komunikasi masih berlangsung meski banjir di sejumlah titik belum menunjukkan tanda akan surut sehingga akses jalan terputus di wilayah Sibolga, Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, dan Tapanuli Utara yang menjadi tantangan tambahan bagi percepatan perbaikan.
[Redaktur: Sandy]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.