Saat ini, C telah dinonaktifkan dari jabatannya sebagai bentuk langkah awal proses penegakan disiplin.
“Sekarang sedang proses pemberhentian sementara dulu. Non-job dulu,” jelas Yanie.
Baca Juga:
Wamendagri Minta Jangan Ada PHK Soal Kesulitan Pemda Bayar Gaji ASN
Sejak laporan awal diterima, Disdikpora Kebumen telah menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada pihak kepolisian.
Saat ini, C masih dalam tahap pemeriksaan di Polres Kebumen.
“Kami sifatnya menunggu dulu, karena yang bersangkutan masih pemeriksaan di polres,” tambahnya.
Baca Juga:
Wakil Ketua DPR Desak Pengusutan Tuntas Dugaan Pencabulan Anak di Tanjungbalai, Guru ASN Diminta Disanksi Jika Terbukti
Yanie juga memberikan imbauan kepada seluruh ASN di bawah naungan Disdikpora untuk senantiasa menjaga integritas, etika, dan disiplin kerja, terlebih dalam kapasitas mereka sebagai pengayom dan panutan masyarakat pendidikan.
“Ya, kepala sekolah itu kan figur pendamping guru. Kami harap kejadian serupa tidak terulang,” ujarnya.
Kepala Inspektorat Kebumen, Amin Rahmanirasjid, juga membenarkan bahwa pihaknya telah mendengar tentang dugaan perselingkuhan yang melibatkan kepala sekolah tersebut.