WAHANANEWS.CO, Jakarta - PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya memastikan kesiapan sistem kelistrikan untuk mendukung kelancaran ibadah Ramadan dan perayaan Idulfitri 1447 Hijriah di wilayah Jakarta dan sekitarnya. Kesiapan tersebut disampaikan dalam kegiatan Media Briefing Kesiapan Pasokan Listrik Idulfitri 1447 H yang digelar di Kantor PLN UID Jakarta Raya, Gambir, Jakarta Pusat.
Dalam kesempatan tersebut, General Manager PLN UID Jakarta Raya, Moch. Andy Adchaminoerdin, menjelaskan bahwa secara sistem kelistrikan, kondisi pasokan listrik Jakarta berada dalam kondisi aman dengan cadangan daya yang memadai untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadan hingga Idulfitri.
Baca Juga:
519 Masjid Siap Gelar Salat Idulfitri, PLN Pastikan Pasokan Listrik Andal untuk Perayaan 1447 H
“PLN memastikan seluruh infrastruktur kelistrikan di Jakarta dalam kondisi siap dan andal. Dengan kesiapan sistem yang baik serta dukungan personel siaga, kami berkomitmen menjaga pasokan listrik tetap aman sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dan merayakan Idulfitri dengan nyaman,” ujar Andy Adcha.
Ia menjelaskan bahwa sistem kelistrikan Jakarta memiliki daya mampu pasok sebesar 10,97 gigawatt (GW) dengan perkiraan beban puncak sekitar 5,45 GW, sehingga tersedia cadangan daya sekitar 5,43 GW atau hampir 50 persen dari kebutuhan beban. Kondisi ini menunjukkan bahwa sistem kelistrikan Jakarta berada dalam kondisi cukup untuk mendukung aktivitas masyarakat selama periode Ramadan dan Idulfitri.
Untuk menjaga keandalan tersebut, PLN UID Jakarta Raya menyiagakan 2.148 personel yang akan bertugas selama periode siaga Ramadan dan Idulfitri mulai 14 Maret hingga 28 Maret 2026. Para petugas disiagakan di berbagai lokasi strategis guna memastikan sistem kelistrikan tetap terjaga.
Baca Juga:
Ramadan & Idulfitri 1447 H Aman: PLN Jaga Keandalan Listrik Jakarta
PLN juga mendirikan 17 posko siaga serta menyiapkan berbagai peralatan pendukung seperti 61 gardu bergerak, 58 UPS, 3 genset, 6 truk crane, 86 mobil operasional, dan 236 motor operasional untuk mempercepat penanganan apabila terjadi gangguan kelistrikan.
Kesiapsiagaan ini difokuskan pada sejumlah titik strategis yang menjadi pusat aktivitas masyarakat selama Ramadan dan Idulfitri, termasuk 519 masjid, enam zona transportasi, tujuh pusat pemerintahan, serta berbagai pusat keramaian lainnya di wilayah Jakarta.
Selain memastikan keandalan listrik bagi masyarakat, PLN UID Jakarta Raya juga menyiapkan infrastruktur untuk mendukung pengguna kendaraan listrik. Saat ini tersedia 673 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang tersebar di 375 lokasi di wilayah kerja PLN UID Jakarta Raya.