Ikan ini, urainya, termasuk jenis ikan pemakan segalanya, tapi lebih ke karnivora (pemakan daging).
Ia tambahkan, ikan bawal ini habitatnya sama dengan piranha dan termasuk ikan invasif, juga dapat merusak habitat ikan-ikan endemik.
Baca Juga:
Lapas Kutacane Klaim 45 Napi Sudah Kembali, Sisa 7 yang Kabur
"Ikan ini suka memakan atau memangsa jenis ikan kecil seperti depik dan sejenisnya," kata magister lulusan Institut Pertanian Bogor (IPB) ini.
Aliman menduga ada juga masyarakat yang membudidayakan ikan ini di keramba jaring apung (KJA) Danau Laut Tawar.
"Kemungkinannya ikan ini lepas dari tempat budi daya KJA masyarakat tersebut," ujar Ketua Alumni Universitas Abulyatama ini.
Baca Juga:
Polda Sumur Gagalkan Penyelundupan 56 Kg Sabu, 1 Orang Ditangkap
Lalu, mengingat ikan ini tergolong ikan invasif, apakah berarti ikan ini agresif menyerang manusia yang mandi atau menyelam di Danau Lut Tawar?
Dihadapkan pada pertanyaan seperti itu, Aliman Selian menjawab, "Kita belum pernah dapat laporan tentang itu."
Diberitakan, warga di seputaran Danau Lut Tawar heboh dengan ditemukan seekor ikan jenis predator di danau tersebut.