WAHANANEWS.CO - Dugaan pelecehan seksual terhadap sesama pria di dalam angkutan umum di kawasan Cipayung, Jakarta Timur, menjadi sorotan setelah videonya viral di media sosial. Polisi kini turun tangan menyelidiki kebenaran peristiwa tersebut dan mencari bukti serta saksi yang mengetahui kejadian itu.
Video yang beredar di media sosial memperlihatkan seorang pria yang diduga sebagai pelaku dikelilingi sejumlah warga usai dituding melakukan pelecehan terhadap penumpang lain di dalam angkutan umum.
Baca Juga:
Polisi Tahan Kiai yang Ponpesnya Disegel Terkait Dugaan Pelecehan Seksual di Malang
Dalam rekaman tersebut, pria yang diduga menjadi korban juga terlihat berada di lokasi bersama sejumlah warga yang mengerumuni terduga pelaku.
Berdasarkan narasi yang beredar, korban dan pelaku awalnya berada dalam angkutan umum yang sama.
Terduga pelaku disebut memepet korban hingga diduga menyentuh bagian intim korban saat perjalanan berlangsung.
Baca Juga:
Dugaan Pelecehan di Perbakin Surabaya, Korban Masih Berusia 15 Tahun
Menanggapi viralnya video tersebut, Kapolsek Cipayung Kompol Saut Parulian Tobing mengatakan pihaknya telah melakukan penyelidikan dan mendatangi lokasi kejadian.
"Melakukan cek TKP viral, kita sudah mengambil dokumentasi, mencari bukti dan saksi-saksi dan mencari CCTV," kata Saut Parulian, Kamis (25/6/2026).
Polisi saat ini masih mengumpulkan berbagai bukti untuk memastikan kronologi dan kebenaran peristiwa yang terekam dalam video tersebut.
Namun hingga kini, penyidik belum menemukan saksi yang menyaksikan langsung dugaan pelecehan tersebut.
"Kita malam itu langsung cek TKP, namun saksi nggak ada yang melihat kejadian dimaksud. Betul (korban diimbau melapor)," ujarnya.
Pihak kepolisian mengimbau korban untuk segera membuat laporan resmi agar proses penyelidikan dapat dilakukan secara lebih maksimal dan memiliki dasar hukum yang kuat.
Selain mencari saksi, polisi juga menelusuri rekaman kamera pengawas atau CCTV di sekitar lokasi guna mendukung proses penyelidikan yang sedang berjalan.
[Redaktur: Rinrin Khaltarina]