WAHANANEWS.CO - Keributan di jalanan kawasan Cibubur-Cileungsi viral di media sosial setelah seorang pengemudi mobil turun tangan memukul hingga merusak kendaraan pengendara lain hanya karena persoalan klakson.
Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Alternatif Cibubur-Cileungsi, Gunungputri, Kabupaten Bogor, pada Minggu (17/5/2026) sekitar pukul 00.33 WIB dan berujung laporan polisi.
Baca Juga:
Demi Proyek Rp 107 Miliar, Pengusaha Suap Bupati Bekasi Rp 11 Miliar
Kapolsek Gunung Putri Kompol Aulia Robby Kartika Putra membenarkan adanya laporan terkait aksi penganiayaan dan perusakan kendaraan tersebut.
"Iya sudah (lapor polisi). (Pelaku) Masih lidik," kata Robby, Senin (18/5/2026).
Momen keributan tersebut sempat terekam kamera dan viral di media sosial, memperlihatkan pelaku turun dari mobil lalu menghampiri korban sebelum melakukan pemukulan dan perusakan kendaraan.
Baca Juga:
Dibujuk Arab Saudi hingga Qatar, Trump Urungkan Serangan ke Iran
Menurut Robby, pelaku memukul korban berkali-kali menggunakan tangan mengepal hingga mengenai bagian bibir dan rahang korban.
"Pelapor melihat pelaku turun dari kendaraannya seorang diri dan langsung melakukan penganiayaan dan perusakan. Dengan cara pelaku memukul kepada pelapor menggunakan tangan kanan mengepal sebanyak dua kali, secara kencang ke arah bibir pelapor. Kemudian (pelaku) memukul kembali ke arah rahang sebelah kanan pelapor sebanyak dua kali," kata Robby.
Tak hanya melakukan penganiayaan, pelaku juga merusak mobil korban dengan memukul spion, mematahkan wiper, hingga menendang beberapa bagian kendaraan.
"Kemudian pelaku melakukan perusakan terhadap satu unit mobil yang pelapor kendarai, dengan cara memukul spion sebelah kanan sebanyak tiga kali, kemudian mematahkan wipper depan sebelah kanan, dan juga menendang pintu depan sebelah kanan sebanyak satu kali dan menendang bumper belakang mobil sebanyak satu kali," ujarnya.
Polisi mengungkap insiden tersebut dipicu bunyi klakson mobil korban setelah kendaraan pelaku tiba-tiba keluar dari sebuah gang dan langsung mengambil jalur tengah jalan.
"Mobil terlapor tersebut keluar dari Jl Masjid At Taqwa menuju Jalan Alternatif Cibubur langsung mengambil jalur tengah dan pelapor pun spontan kaget dan pelapor membunyikan klakson panjang sebanyak satu kali," jelasnya.
Meski tidak terjadi tabrakan, korban tetap melanjutkan perjalanan, namun pelaku justru turun dari mobil dan langsung melakukan penganiayaan.
"Akan tetapi, karena tidak terjadi hal apa pun, pelapor tetap melanjutkan perjalanan," kata Robby.
Dalam keributan tersebut, pelaku juga sempat melontarkan ancaman kepada korban dengan mengaku membawa senjata api.
"Kemudian juga pelaku mengatakan kepada pelapor, 'Gua tembak lu! Mau gua tembak?' dan juga pelaku mengatakan juga 'Gua bawa bayi!'," ucap Robby menirukan ucapan pelaku.
Setelah kejadian itu, korban memilih meninggalkan lokasi untuk menghindari situasi yang lebih buruk sebelum akhirnya melaporkan kasus tersebut ke polisi.
"Setelah terjadi hal tersebut dan tidak ingin terjadi hal yang lebih buruk, pelapor pun melanjutkan perjalanan ke arah pulang," kata Robby.
Polisi kini masih memburu pelaku dan melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kasus penganiayaan serta perusakan kendaraan tersebut.
[Redaktur: Rinrin Khaltarina]