WahanaNews.co | Seorang mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) bernama Muhammad Alifian Remifta Putra berhasil masuk ke dalam jajaran Top 50 Abstrak, kagetori Discovery of Novel Agents dalam acara 16th Annual Meeting of the Korean Society of Medical Oncology & 2003 International Conference.
Dilansir dari website resmi UI, acara itu dieselenggarakan pada tanggal 7-8 September, Grand Walkerhill, Seoul, Korea Selatan.
Baca Juga:
Pertamina Goes to Campus 2025 Siap Jelajahi Lebih dari 10 Kampus Ternama Indonesia
Acara ini merupakan acara tahunan, di mana acara ini berfokus kepada pengembangan keahlian di bidang onkologi medis.
Mengusung tema “Collaboration beyond borders, cancer research beyond limits” di mana diharapkan para perserta bisa berkolaborasi sebuah penelitian baru yang dilakukan ilmuan muda, baik itu penelitian dasar maupun klinis.
“Tahapan proses pemilihan abstrak terbaik dimulai sejak Maret hingga Mei 2023. Abstrak yang sudah terkumpul lalu di-review oleh Scientific Committee berdasarkan standar prosedur peninjauan dan dipilih 50 abstrak terbaik. Alhamdulillah, abstrak saya berhasil bersaing dengan 2145 peserta dari 45 negara yang berpartisipasi dalam konferensi tersebut,” kata Alifian seperti dilansir laman resmi UI, Jakarta, Minggu (24/9/2023)
Baca Juga:
Gali Potensi Pulau Panggang dan Pulau Pramuka, Universitas Indonesia Gelar FGD SDGs di Kepulauan Seribu
Karyanya berjudul “Computational Crystallographic and Experimental Analysis of Cyclin T2 (CCNT2) Y223A/F and Y224A/F Mutation: The Next Promising Anti-Cancer Drug Target Inhibition”.
Di mana penelitian ini mengenai obat kanker dengan menggunakan Cyclin Dependent Kinase (CDK) untuk menerbitkan obat kanker baru.
Alifian berharap melalui penelitian ini ia dapat berkontribusi secara aktif dalam perkembangan ilmu onkologi khususnya di bidang penemuan obat anti-kanker yang sangat diperlukan oleh jutaan pasien kanker.