WAHANANEWS.CO, Jakarta - Senja merambat perlahan di langit Desa Ngruwet, Kecamatan Sumberlawang, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah.
Di sebuah rumah kecil di tepi jalan desa, suasana haru menyelimuti wajah Karmini, ibu dua anak yang sejak lama hidup dalam keterbatasan.
Baca Juga:
Hujan Lebat dan Banjir Mengintai, PLN Minta Masyarakat Perhatikan Keselamatan Listrik
Dengan tangan bergetar, ia menatap saklar di dinding rumah barunya. Sekali tekan, cahaya lampu menyala terang, menerangi ruang tamunya yang sederhana.
Senyum bahagia merekah di wajahnya sebuah kebahagiaan yang sudah lama ia nantikan.
Setelah lebih dari dua puluh tahun bergantung pada listrik dari rumah tetangga, Karmini kini bisa menikmati listrik dari sambungan miliknya sendiri.
Baca Juga:
Penjualan REC PLN Tembus 6,43 TWh, Minat Industri terhadap Energi Hijau Terus Meningkat
Harapan itu terwujud berkat bantuan PT PLN (Persero) melalui program sosial bertajuk “Berbagi Cahaya, Menumbuhkan Harapan”.
Program ini merupakan inisiatif insan PLN di seluruh Indonesia dalam membantu masyarakat prasejahtera yang masih hidup tanpa aliran listrik.
Kegiatan yang digelar dalam rangka memperingati Hari Listrik Nasional (HLN) ke-80 ini berlangsung di Kecamatan Sumberlawang, Kabupaten Sragen, pada Rabu (29/10/2025).