WAHANANEWS.CO, Jakarta - Dalam rangka menghadapi arus mudik Idulfitri 1447 Hijriah, PT PLN (Persero) memastikan kesiapan infrastruktur kendaraan listrik dengan menyiagakan sebanyak 4.769 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.
Langkah ini dilakukan untuk memberikan layanan optimal bagi masyarakat yang menggunakan kendaraan listrik (electric vehicle/EV) selama periode mudik Lebaran.
Baca Juga:
Momentum International Women’s Day, PLN Tegaskan Komitmen Dukung Perempuan Berkarya
Kesiapan tersebut ditinjau langsung oleh Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, saat melakukan pengecekan di sejumlah titik strategis, salah satunya di Rest Area KM 43A, Tangerang, Banten, pada Rabu (18/3/2026).
Peninjauan ini bertujuan memastikan seluruh fasilitas pengisian daya beroperasi dengan baik, terutama di jalur-jalur utama yang diprediksi mengalami lonjakan volume kendaraan.
Upaya ini menjadi bagian dari strategi PLN dalam mengantisipasi meningkatnya mobilitas masyarakat selama musim mudik, sekaligus mendukung kenyamanan pengguna kendaraan listrik yang melakukan perjalanan jarak jauh.
Baca Juga:
PLN Pastikan Listrik Andal Saat Ramadan dan Idulfitri 2026, Cadangan Daya Aman
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo (kedua dari kiri) didampingi Direktur Retail dan Niaga PLN, Adi Priyanto (kedua dari kanan), EVP Pengembangan Produk Niaga PLN, Ririn Rachmawardini (kanan) dan General Manager PLN UID Banten, Muhammad Joharifin (kiri) tengah menyapa dan memberikan bingkisan cendera mata kepada salah seorang pengguna kendaraan listrik di posko siaga kelistrikan Rest Area 43 Tol Jakarta-Merak pada Rabu (18/3/2026).
“Kami all out mengupayakan seluruh SPKLU dalam posisi siap dan prima untuk melayani animo pemudik EV tahun ini. Dengan jaringan pengisian daya yang semakin luas, pengguna kendaraan listrik kini dapat melakukan perjalanan mudik jarak jauh dengan lebih nyaman dan tanpa kekhawatiran,” ujar Darmawan.
Seiring dengan pertumbuhan penggunaan kendaraan listrik di Indonesia, jumlah pemudik yang menggunakan EV diperkirakan meningkat signifikan.
PLN memproyeksikan lebih dari 23 ribu kendaraan listrik akan digunakan selama periode mudik tahun ini, atau meningkat sekitar 60 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Untuk mengimbangi lonjakan tersebut, PLN bersama mitra kerja terus memperluas jaringan SPKLU di berbagai daerah.
Hingga saat ini, total 4.769 unit SPKLU telah tersedia di 3.097 titik lokasi di seluruh Indonesia, meningkat sekitar 70 persen dibandingkan tahun lalu.
“Saat ini rata-rata jarak antar-SPKLU sekitar 22 kilometer. Artinya, pengguna kendaraan listrik tidak perlu khawatir kehabisan daya di tengah perjalanan karena infrastruktur pengisian telah tersedia secara luas,” tambah Darmawan.
Secara khusus, pada jalur mudik utama di wilayah Sumatra, Jawa, dan Bali, PLN telah menyiapkan 1.681 unit SPKLU yang tersebar di 994 lokasi strategis.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 284 unit berada di 99 titik ruas jalan tol, sementara 1.203 unit lainnya tersedia di 777 lokasi jalur non-tol yang juga menjadi rute favorit pemudik.
Tak hanya infrastruktur, PLN juga mengerahkan lebih dari 5.000 personel siaga yang bertugas memastikan operasional SPKLU berjalan lancar selama periode mudik.
Para petugas ini juga siap memberikan bantuan kepada pengguna kendaraan listrik jika mengalami kendala di lapangan.
Sebagai langkah antisipasi tambahan, PLN turut menghadirkan 15 unit SPKLU Mobile yang ditempatkan di sejumlah titik exit tol.
Fasilitas ini berfungsi sebagai solusi pengisian daya darurat bagi pengguna kendaraan listrik yang membutuhkan bantuan di tengah perjalanan.
Untuk meningkatkan kenyamanan dan kemudahan pengguna, PLN juga menghadirkan layanan digital melalui fitur Electric Vehicle Digital Services (EVDS) yang terintegrasi dalam aplikasi PLN Mobile.
Melalui fitur Trip Planner, pengguna dapat merencanakan perjalanan dengan lebih baik dengan mengetahui lokasi SPKLU di sepanjang rute.
Selain itu, fitur Antreev memungkinkan pengguna memantau antrean SPKLU secara real-time, sehingga dapat menghindari kepadatan dan mengatur waktu pengisian daya dengan lebih efisien.
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo (kedua dari kanan) dan Direktur Retail & Niaga PLN, Adi Priyanto (ketiga dari kanan) ketika menyimak paparan mengenai kesiapsiagaan SPKLU melayani periode mudik Idul Fitri 1447 H dari General Manager PLN UID Banten, Muhammad Joharifin (kanan) di Rest Area KM 43 Tol Jakarta-Merak pada Rabu (18/3/2026).
“Kami juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan fitur Trip Planner dan AntreEV pada aplikasi PLN Mobile, sehingga perjalanan mudik dengan kendaraan listrik dapat direncanakan dengan lebih baik dan nyaman,” tutup Darmawan.
PLN juga terus berinovasi dalam memberikan kemudahan transaksi bagi pengguna kendaraan listrik.
Salah satunya melalui layanan pembayaran EV-TAP yang memungkinkan pengguna melakukan pembayaran pengisian daya menggunakan kartu uang elektronik.
Saat ini, sebanyak 20 unit SPKLU di rest area sepanjang jalur mudik Trans Jawa telah dilengkapi dengan sistem pembayaran tersebut.
Selain itu, pengguna kendaraan listrik juga dapat memperoleh bantuan dengan mudah melalui aplikasi PLN Mobile maupun layanan hotline WhatsApp di nomor 0877-71112-123 yang tersedia selama 24 jam penuh.
Dengan berbagai kesiapan ini, PLN optimistis dapat mendukung kelancaran arus mudik Lebaran 2026 sekaligus memperkuat ekosistem kendaraan listrik di Indonesia (Seremoadver).
[Redaktur: Ajat Sudrajat]