Meski demikian, ia menegaskan, pemerintah tetap membuka kemungkinan untuk mengaktifkan kembali fuel surcharge apabila kondisi tertentu membuat kebijakan tersebut kembali diperlukan.
Di sisi lain, pemerintah berharap harga avtur dapat terus menurun sehingga keseimbangan antara kepentingan maskapai dan daya beli masyarakat tetap terjaga.
Baca Juga:
Harga Avtur Rp29.116 per liter, Harga Tiket Pesawat Bakal Naik 50%
"Keseimbangan ini penting, kami tidak mau terlalu memaksakan (harga) turun lalu membuat posisi maskapai tidak nyaman sehingga (bisnisnya) tidak jalan atau collapse," katanya.
Ia mengingatkan, tekanan berlebihan terhadap tarif maskapai justru bisa memicu dampak yang lebih besar, mulai dari terganggunya keberlangsungan bisnis maskapai hingga berkurangnya jumlah armada yang beroperasi. Kondisi tersebut pada akhirnya berpotensi membuat harga tiket pesawat kembali melonjak akibat terbatasnya pasokan penerbangan.
[Redaktur: Alpredo Gultom]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.