“Kita tidak hanya menargetkan penurunan, tetapi penurunan yang agresif. Dari 140, dalam lima tahun ke depan kita harus bisa mencapai 40. Kita harus berani menetapkan target ambisius dan bekerja lebih keras, lebih cerdas, serta lebih tepat,” ujar Budi dalam sambutannya.
Baca Juga:
Dari Mandalika untuk Dunia, ALPERKLINAS: PLN Perkuat Posisi Indonesia di Kancah Global
Lebih lanjut, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Garut, Agus Dinar menyambut baik dukungan yang diberikan oleh PLN untuk fasilitas kesehatan di wilayahnya yaitu pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) Cikelet.
"Jadi sekali lagi terima kasih sudah men-support-kan alat kepada kami. Tentunya alat ini akan kami gunakan baik itu di puskesmas itu sendiri, juga kami akan gunakan untuk mobile kunjungan dari rumah ke rumah. Mudah-mudahan alat ini tentunya akan menjadi support peningkatan optimisasi pelayanan screening preeklamsia di Kabupaten Garut," kata Agus.
Direktur Utama PLN ES, Susiana Mutia, menyampaikan bahwa penyerahan bantuan ini merupakan wujud nyata kontribusi perusahaan dalam mendukung transformasi layanan kesehatan berbasis teknologi.
Baca Juga:
PLN Luncurkan GIGA ONE untuk PLTS 1,2 GW, ALPERKLINAS: Lompatan Strategis Energi Bersih
“Sebagai bagian dari PLN Group dan melalui Srikandi PLN, kami berkomitmen untuk menghadirkan program yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kualitas kesehatan ibu hamil melalui deteksi dini berbasis teknologi,” ujar Susiana.
Ia menambahkan, momentum Hari Kartini menjadi pengingat akan pentingnya peran perempuan dalam membangun generasi masa depan yang sehat dan berkualitas. Oleh karena itu, dukungan terhadap kesehatan ibu hamil menjadi salah satu prioritas dalam program TJSL PLN Electricity Services.
Program bantuan ini terdiri dari dua komponen utama. Pertama, kegiatan Event Hari Kartini Nasional dengan nilai Rp 75 juta yang diselenggarakan di lingkungan Kementerian Kesehatan RI. Kegiatan ini melibatkan 100 ibu hamil dan tenaga kesehatan, serta menghadirkan layanan pemeriksaan bagi 25 ibu hamil.