WAHANANEWS.CO, Jakarta - PT PLN (Persero) kembali mencatatkan langkah strategis dalam penguatan sistem kelistrikan nasional dengan berhasil mengoperasikan jalur kedua jaringan transmisi 150 kilovolt (kV) Pangkalan Brandan–Langsa pada Jumat (02/01/2026).
Beroperasinya jalur kedua ini melengkapi jalur pertama yang sebelumnya telah aktif, sekaligus menjadi upaya konkret PLN dalam memperkuat interkoneksi sistem Sumatra–Aceh pascabencana banjir bandang dan tanah longsor yang sempat berdampak pada keandalan pasokan listrik di wilayah tersebut.
Baca Juga:
Sinergi Pemerintah dan BUMN, PLN Siapkan Listrik Andalan untuk Huntara Aceh Tamiang
Dengan berfungsinya dua jalur transmisi pada lintasan Pangkalan Brandan–Langsa, sistem penyaluran listrik menuju Aceh kini semakin kuat dan stabil.
Keberhasilan ini menjadi bagian penting dari rangkaian pemulihan sistem kelistrikan setelah sebelumnya PLN sukses memulihkan kembali interkoneksi Sumatra yang sempat terisolasi akibat bencana alam.
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menyampaikan bahwa pengoperasian jalur transmisi strategis ini merupakan langkah krusial dalam proses pemulihan sistem kelistrikan sekaligus penguatan infrastruktur transmisi pascabencana.
Baca Juga:
Tarif Listrik Triwulan I 2026 Tetap, PLN Dukung Upaya Pemerintah Jaga Daya Beli
Upaya tersebut dinilai berdampak langsung terhadap peningkatan keandalan jaringan listrik, khususnya di wilayah Aceh.
Proses pendirian tower transmisi 150 kV Pangkalan Brandan-Langsa jalur 2.
“Sejalan dengan arahan Pemerintah, PLN harus menghadirkan sistem kelistrikan yang lebih andal guna mendukung pemulihan kehidupan masyarakat pascabencana di Aceh. Beroperasinya jalur Pangkalan Brandan–Langsa jalur 2 ini menjadi bagian penting dari langkah pemulihan sistem kelistrikan dan penguatan transmisi pascabencana agar pasokan listrik ke wilayah Aceh semakin andal,” ujar Darmawan.