Anak-anak diminta membuat label produk yang menarik dan informatif untuk berbagai jenis makanan ringan, seperti kerupuk udang, cokelat krikil, dan camilan keju. Label tersebut dilengkapi ilustrasi, informasi produk, serta takaran yang sesuai. Setelah itu, produk ditimbang dan dikemas sesuai informasi yang tertera pada label.
Salah satu peserta yang menunjukkan antusiasme tinggi adalah Kenes Nenden, siswa kelas 6 SD Tunas Harapan Ilahi Tangerang. Dengan penuh konsentrasi, ia menggambar dan mendesain label produknya sambil berdiskusi dengan peserta lain untuk bertukar ide.
Baca Juga:
Business Matching Kemendag di Korea Selatan Hasilkan Realisasi Ekspor dan Buka Peluang Transaksi Baru
Usahanya membuahkan hasil setelah karya yang dibuatnya dinobatkan sebagai yang terbaik di antara seluruh peserta.
“Hari ini seru karena ada berbagai aktivitas yang menyenangkan. Kebetulan buat saya yang lagi mencoba jualan, ilmu tentang branding sangat bermanfaat. Saya juga bercita-cita jadi pengusaha, jadi kalau ada kegiatan seperti ini lagi mau ikut,” ujar Kenes.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal Kemendag, Isy Karim, menilai kegiatan Kidspreneur dapat menjadi wadah bagi generasi muda untuk mengembangkan kreativitas dan inovasi sejak usia dini.
Baca Juga:
Kemendag Terima 1.911 Layanan Konsumen, Aduan Elektronik dan Kendaraan Paling Dominan
“Anak-anak di era sekarang bukan hanya menjadi siswa, tetapi bisa jadi pencipta ide. Dari aktivitas sederhana seperti hari ini, benih-benih kreativitas dan inovasi mulai kita harapkan untuk tumbuh sebagai modal penggerak ekonomi masa depan,” kata Isy.
Melalui program ini, DWP Kemendag berharap dapat menanamkan nilai-nilai kewirausahaan, kreativitas, kejujuran, serta pemahaman mengenai pentingnya tertib ukur kepada generasi muda sebagai bekal menghadapi tantangan ekonomi di masa mendatang.
[Redaktur: Jupriadi]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.