Ia menduga hal itu disebabkan perekonomian masyarakat mulai membaik, sehingga memilih sapi sebagai hewan kurban.
"Permintaannya normal seperti sebelum pandemi," tegas pria yang akrab disapa Juned itu.
Baca Juga:
Ditbinmas Polda Metro Jaya Hadir Beri Dukungan Psikososial bagi Anak-anak Korban Kebakaran di Kapuk Muara
Ia pun memastikan sapi-sapi yang disediakan Kelompok Tani Ternak "Cablaka" bebas dari penyakit mulut dan kuku (PMK) maupun lumpy skin disease (LSD).
Menurut dia, hal itu disebabkan kondisi kesehatan sapi dan kebersihan kandang selalu dijaga.
"Selain itu, Tim Kesehatan Hewan dari Dinas Peternakan Kabupaten Banyumas secara rutin melakukan pemantauan termasuk memberikan vaksin PMK dan LSD," jelasnya. Demikian dilansir dari laman Antara, Sabtu (3/6). [jp/jup]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.