WAHANANEWS.CO, Jakarta - Menjelang periode arus mudik Idulfitri 1447 Hijriah, PT PLN (Persero) mengingatkan masyarakat untuk memastikan kondisi kelistrikan di rumah dalam keadaan aman sebelum ditinggalkan menuju kampung halaman.
Imbauan ini disampaikan sebagai langkah antisipatif guna mencegah berbagai risiko yang dapat terjadi saat rumah kosong, seperti gangguan listrik hingga potensi kebakaran akibat instalasi yang tidak aman.
Baca Juga:
PLN dan Pemkab Sumenep Kerja Sama Kembangkan PLTS 2 MW untuk Terangi Wilayah Kepulauan
Oleh karena itu, pelanggan diminta lebih teliti dalam melakukan pengecekan sebelum berangkat mudik.
Executive Vice President Komunikasi Korporat dan TJSL PLN, Gregorius Adi Trianto, menekankan pentingnya pemeriksaan instalasi listrik dan peralatan elektronik di rumah sebelum ditinggalkan dalam jangka waktu cukup lama.
“Mudik adalah momen yang dinanti banyak keluarga. Sebelum berangkat, pastikan rumah yang ditinggalkan dalam kondisi aman, termasuk instalasi listrik dan peralatan elektronik. Dengan begitu, pelanggan bisa bersilaturahmi dengan lebih tenang tanpa rasa khawatir,” ujar Gregorius.
Baca Juga:
Program “Cahaya Kebahagiaan” Danantara dan PLN Jangkau Ribuan Pelajar di Kalbar, Sultra, dan Papua Selatan
Ia menambahkan bahwa langkah pengecekan ini sangat penting untuk meminimalisir risiko korsleting maupun gangguan lain yang bisa muncul akibat aliran listrik yang tidak terkontrol saat rumah dalam kondisi kosong.
Sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat, PLN juga membagikan sejumlah tips praktis agar kondisi listrik di rumah tetap aman selama ditinggalkan saat mudik Idulfitri, di antaranya:
Pastikan seluruh instalasi listrik di rumah dalam kondisi baik, layak pakai, dan sesuai standar keamanan.
Ilustrasi pelanggan sedang mencabut peralatan elektronik dari stop kontak sebagai langkah mencegah aliran listrik yang tidak diperlukan serta menghindari potensi gangguan listrik selama mudik Idulfitri 1447 H.
Cabut berbagai peralatan elektronik dari stop kontak guna menghindari aliran listrik yang tidak diperlukan serta mencegah risiko kerusakan maupun kebakaran.
Nyalakan lampu seperlunya, seperti di area teras atau halaman, untuk membantu menjaga keamanan rumah. Penggunaan lampu dengan sensor otomatis juga disarankan agar lebih hemat energi.
Bagi pelanggan listrik pascabayar, pastikan tagihan telah dibayarkan sebelum jatuh tempo untuk menghindari denda atau pemutusan sementara.
Bagi pelanggan listrik prabayar, pastikan ketersediaan token listrik mencukupi selama masa mudik agar pasokan listrik tetap stabil.
Jika terdapat kebutuhan listrik tambahan di kampung halaman, pelanggan dapat mengajukan penambahan daya sesuai kebutuhan.
Selain itu, PLN turut mendorong pelanggan untuk memanfaatkan layanan digital melalui aplikasi PLN Mobile.
Ilustrasi pemudik memanfaatkan aplikasi PLN Mobile untuk membayar tagihan listrik kapan saja dan di mana saja, sehingga perjalanan mudik menjadi lebih nyaman tanpa perlu khawatir urusan kelistrikan di rumah.
Aplikasi ini dirancang untuk mempermudah pelanggan dalam mengakses berbagai layanan kelistrikan, baik sebelum maupun selama masa mudik berlangsung.
Melalui PLN Mobile, pelanggan dapat melakukan pembelian token listrik, pembayaran tagihan, pengajuan pemasangan baru, permohonan tambah daya, hingga menyampaikan laporan gangguan listrik dengan lebih praktis dan cepat.
"PLN terus memberikan kemudahan kepada para pelanggan setianya, melalui aplikasi PLN Mobile semua layanan kelistrikan bisa diakses dalam satu genggaman, kapan pun dan di mana pun. Jika terdapat gangguan atau keluhan kelistrikan, cukup laporkan melalui aplikasi, dan petugas PLN akan segera menindaklanjuti," tutup Gregorius (Seremoadver).
[Redaktur: Ajat Sudrajat]