WAHANANEWS.CO, Jakarta - Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), pemerintah menegaskan bahwa kondisi harga pangan nasional berada dalam situasi yang stabil.
Kementerian Perdagangan (Kemendag) memastikan hasil pemantauan di berbagai daerah menunjukkan tidak ada kenaikan harga yang menonjol, khususnya pada komoditas pokok yang sangat dibutuhkan masyarakat selama periode libur akhir tahun.
Baca Juga:
Neraca Perdagangan Indonesia November 2025 Kembali Catat Surplus
Menteri Perdagangan, Budi Santoso, mengungkapkan bahwa ia bersama jajarannya turun langsung ke sejumlah kota untuk meninjau perkembangan harga.
Wilayah yang dipantau mencakup Padang, Bandung, dan Surabaya.
Dari kunjungan tersebut, Kemendag menyimpulkan bahwa harga kebutuhan pokok berada dalam rentang yang wajar dan tidak menunjukkan gejolak berarti.
Baca Juga:
Buka Perdagangan Bursa Berjangka Komoditi Tahun 2026, Wamendag Roro Optimistis Industri PBK Kian Bersinar
“Kemarin saya pergi ke Padang, Bandung, sebelumnya Surabaya, harganya sih bagus-bagus,” ujar Budi di Jakarta, Jumat (21/11/2025).
Pemantauan harga dilakukan melalui Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP) yang memungkinkan pemerintah mengawasi dinamika harga secara real time di berbagai daerah.
Melalui sistem tersebut, potensi kenaikan dapat terdeteksi lebih cepat sehingga langkah stabilisasi bisa segera diambil untuk menjaga ketersediaan barang.