Kementerian PU juga telah mengidentifikasi sejumlah titik rawan longsor, banjir, kemacetan, dan kecelakaan di sepanjang jaringan jalan nasional di Lampung. Sebagai upaya mitigasi, disiapkan Disaster Relief Unit (DRU), pemasangan rambu peringatan keselamatan, serta peningkatan pemeliharaan rutin seperti pembersihan drainase dan pengendalian vegetasi.
Sementara itu, guna mendukung kelancaran arus kendaraan menuju Pelabuhan Bakauheni, pengelola Jalan Tol Bakauheni–Terbanggi Besar menyiapkan skema pengaturan lalu lintas berupa delay system di sejumlah rest area, yakni KM 87B, KM 49B, KM 33B, dan KM 20B. Sistem ini diterapkan untuk mencegah terjadinya penumpukan kendaraan di kawasan pelabuhan.
Baca Juga:
Skema Buffer Zone Disiapkan di Rest Area Tol untuk Antisipasi Kepadatan Mudik Lebaran 2026
Dengan berbagai langkah tersebut, pemerintah berharap arus mudik dan balik Lebaran 2026 dapat berjalan lebih lancar, aman, dan nyaman bagi seluruh masyarakat.
[Redaktur: Jupriadi]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.