Pertumbuhan ini terutama ditopang oleh kinerja sektor industri makanan dan minuman, besi, baja dan logam, serta industri barang galian bukan logam.
Adapun sektor bisnis mencatat konsumsi listrik sebesar 60,74 TWh sepanjang 2025. Angka ini tumbuh 5,4 persen secara YoY atau meningkat 3,11 TWh, didorong oleh naiknya permintaan listrik dari sektor pusat data (data center), pusat perbelanjaan atau mal, perdagangan non-otomotif, serta sektor pergudangan dan logistik.
Baca Juga:
PLN Pastikan Listrik Andal Saat Ramadan dan Idulfitri 2026, Cadangan Daya Aman
Selain peningkatan konsumsi, PLN juga mencatat adanya penambahan signifikan jumlah pelanggan baru.
Sepanjang 2025, terdapat tambahan 3,29 juta pelanggan, sehingga total pelanggan PLN hingga Desember 2025 mencapai 96,2 juta.
Adi menegaskan bahwa peningkatan jumlah pelanggan dan konsumsi listrik di berbagai sektor mencerminkan geliat ekonomi nasional yang semakin kuat dan meluas.
Baca Juga:
Jelang Mudik Idulfitri 1447 H, PLN Ingatkan Pentingnya Cek Listrik Sebelum Tinggalkan Rumah
“Pertumbuhan jumlah pelanggan dan konsumsi listrik di berbagai sektor mencerminkan aktivitas ekonomi yang semakin masif. Ke depan, PLN berkomitmen terus mengoptimalkan infrastruktur dan layanan kelistrikan untuk menjawab kebutuhan energi yang semakin berkembang,” tutup Adi (Seremoadver).
[Redaktur: Ajat Sudrajat]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.