Mendag Budi Santoso juga didampingi Sekretaris Jenderal Kementerian Perdagangan Isy Karim, Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Fajarini Puntodewi, serta Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Iqbal S. Shofwan.
Sementara itu, Ketua Umum ATTEC Budihardjo Iduansjah mengungkapkan bahwa keterbatasan pemahaman terhadap regulasi, bahasa, dan prosedur perizinan masih menjadi tantangan utama bagi investor asing yang ingin berusaha di Indonesia. Untuk itu, ATTEC hadir sebagai wadah pendampingan yang menjembatani komunikasi antara pelaku usaha asing, asosiasi, dan pemerintah.
Baca Juga:
Mendag Busan Ajak Mahasiswa Manfaatkan Program Kemendag untuk Jadi Eksportir
Melalui ATTEC, pelaku usaha akan difasilitasi dalam proses legalitas dan perizinan agar kegiatan investasi dan perdagangan dapat berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Melalui ATTEC, Indonesia akan membawa dan memperjuangkan kepentingan nasional terbaik di kawasan Asia. Indonesia Emas 2045 menjadi momentum strategis sekaligus peluang besar bagi mitra internasional untuk berinvestasi dan berkolaborasi dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional,” ujar Budihardjo.
[Redaktur: Alpredo]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.