Tangan Anda dan bibir botol bibit juga harus disterilkan dengan menyemprotkan alkohol.
Inokulasi dilakukan dengan cara membuka tutup baglog di atas api spiritus, lalu bibit diambil dari botol dengan kawat yang telah dipanaskan agar steril. Kemudian bibit dimasukkan secara merata ke dalam mulut baglog yang telah diambil kapasnya.
Baca Juga:
Pemkab Simeulue Targetkan Jadi Lumbung Pangan Unggulan di Provinsi Aceh Tahun 2026
6. Proses inkubasi
Setelah proses inokulasi selesai, baglog diletakkan di dalam ruang inkubasi dengan suhu 28 sampai 35 derajat celcius, kelembapan 89 persen, dan pencahayaan lampu TL 60 watt. Lama masa inkubasi adalah empat hingga delapan minggu.
Pada saat itu, biasanya telah tumbuh miselium putih pada baglog.
Baca Juga:
Mentan Sebut Konflik Global Jadi Berkah, Petani Indonesia “Pesta”
7. Pemeliharaan di rumah kumbung
Setelah miselium tumbuh sekitar setengah bagian dari baglog maka baglog dapat dipindahkan ke rumah kumbung.
Di dalam rumah kumbung, miselium terus tumbuh hingga memenuhi baglog sehingga kedua ujung baglog perlu disobek dengan pisau yang steril. Penempatan baglog di rumah kumbung sekitar lima sampai enam bulan atau sampai tanaman tidak produktif lagi.